Connect with us

Bengkalis

Ada apa dengan Pemkab bengkalis.? Dimasa PSBB di bengkalis.Puluhan TKI Dari Negri Jiran berlabuh di Pelabuhan (BSL) Bengkals

Published

on

BENGKALIS – Pemerintah kabupaten bengkalis baru saja telah memerapkan Pembatasan Sosial Bersekala Besar PSBB sejak tanggal 18 Mei 2020 lalu selama 14 hari kedepan yang telah ditandatangi langsung oleh Plh Bupati Bengkalis.

tentunya Pemberlakuan PSBB di kabupaten bengkalis merupakan sebagai upaya pemutus mata rantai penyenaran Virus Covid-19 di kabupaten bengkalis.

Namun Penerapan PSBB di kabupaten bengkalis dinilai sangat lemah dan terkesan abal-abal dimana dimasa berlakukannya PSBB di kabupaten bengkalis.

puluhan TKI dari negri jiran pada Rabu 20 Mei 2020 kemarin tiba di kabupaten bengkalis mengunakan kapal Speedboad.Pelabuhan Bandar Sri Laksemana (BSL)

Informasi di lapangan yang didapat oleh Riau24.com juga mengunakan kapal Ferry elang laut milik Dinas perhubungan Kabupaten Bengkalis dari Selatpanjang Kepulauan Meranti.

Atas kepulangan Puluhan TKI yang dikabarkan Berjumlah 55 orang itu terdiri dengan rincian 43 orang laki laki dam Perempuan 12 orang dimasa Pemberlakuan PSBB Yang belum genap 14 hari itu membuat masyarakat menyayangkan sikap pemerintah tersebut.

“Kita dari masyarakat hanya mempertanyakan ke Pemkab Bengkalis soal penerapan PSBB ini seperti apa?, kok bisa puluhan TKI tiba dibengkalis pada tengah malam melalui pelabuhan BSL Bengkalis. Apakah penerapan PSBB ini hanya abal abal,” geram Ilham warga Bengkalis ini.seperti dikutip dari halaman Riau24.com

Baca Juga  Terkait ganti rugi lahan warga balai raja.Pihak PPK Sebut BPN banci. BPN harusnya konsekwen dan jangan cuci tangan.

“Yang menjadi pertanyaan, kenapa mereka masuk tidak siang hari, kenapa harus tengah malam hari. Apakah kalau masuk siang takut diamuk warga Bengkalis. Kalau seperti ini, kalau itu memang TKI yang bekerja dari Malaysia, jadi seperti apa mereka dikarantina, dan apakah terus dibiarkan berkeliaran dijalan,” kesalnya lagi.

Diutarakan Ilham lagi, jika seperti ini kejadiannya, maka Pemkab Bengkalis tidak berkomitmen dalam penerapan PSBB untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 didaerah ini.

Kemudian informasi dilapangan bahwa, puluhan TKI tersebut berjumlah 55 orang. Mereka diangkut menggunakan kapal Ferry elang laut milik Dinas perhubungan Kabupaten Bengkalis dari Selatpanjang Kepulauan Meranti.

Baca Juga  106 anak di kecamatan pinggir laksanakan khitan masal yang diteja oleh Baznas bengkalis bersama Polres bengkalis.

Penumpang TKI yang turun di Pelabuhan BSL Bengkalis dengan rincian 43 orang laki laki dam Perempuan 12 orang.

Sumber : Riau24.com

Users ( votes)
Criterion 1
What people say... Leave your rating
Sort by:

Be the first to leave a review.

User Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

Show more
{{ pageNumber+1 }}
Leave your rating

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: