Connect with us

Bengkalis

Banyak Tambang Galian C Tak Berizin di Kab. Bengkalis Kian Marak

Published

on

PORTALPINGGIR.COM Pinggir -Maraknya kegiatan galian C di Bengkalis yang terindikasi tidak punya izin seolah-olah kebal aturan. Sehingga kegitan galian C tetap berjalan dengan aman tanpa ada rasa cemas sedikitpun, bahkan lokasinya juga berdekatan dengan pemukiman masyarakat.

Kegiatan tersebar di beberapa titik lokasi. Diantaranya penenambangan galian C berupa tambang Tanah Merah di Kecamatan Pinggir ,

Dia tidak memungkiri, meski disinyalir belum mengantongi izin, lokasi di penambangan pasir darat di Desa sungai sikai sudah cukup lama beroperasi.

“Sejauh ini tidak ada pemberitahuan ke pihak kami . Kalau memang sudah memiliki izin tentunya ada pemberitahuan dari pihak terkait ke pemerintah desa,” jelasnya.

Maraknya kegiatan galian C yang diduga tanpa izin ini mengakibatkan kerusakan lingkungan dan berdampak pada pencemaran lingkungan. Alam menjadi hancur, dan masyarakat menjadi korban dari ulah tangan oknum yang tak bertanggungjawab itu.

Lebih mirisnya lagi, akibat pengerukan tebing pegunungan yang dilakukan secara terus menerus, membuat tebing menjadi rawan longsor. Aliran sungai menjadi tercemar dan sangat membahayakan masyarakat.

Meski terus disorot dan telah menjadi polimik ditengah masyarakat, namun penambangan galian C tak berizin alias ilegas tetap saja beroperasi di Kabupaten Bengkalis, Riau.

Pelakunya tak kapok-kapok, bahkan kian hari kian merajalela. hal ini dikarenakan tidak adanya pengawasan serius dari pihak terkait. Sehingga membuatnya tetap mengoperasikan pertambangan, meskipun tanpa izin.

Baca Juga  Plh Bupati bengkalis H Bustami HY. Meminta Masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik dalam menghadapi permaslahan yang mendunia ini.

Berdasarkan Pasal 158 UU No 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara disebutkan, setiap orang yang melakukan usaha penambangan tanpa IUP (izin usaha pertambangan), IPR (izin pertambangan rakyat) atau IUPK (izin usaha pertambangan khusus) dipidana dengan pidana penjara paling lama 10 tahun dan denda paling banyak Rp. 10 miliar’.

Kemudian berdasarkan Pasal 68 ayat (1) disebutkan luas wilayah untuk satu IPR kepada perseorangan paling banyak 1 ha, kelompok masyarakat paling banyak 5 ha dan kepada koperasi paling banyak 10 ha.

Sedangkan pengertian pertambangan itu mengacu pada undang-undang diatas pengertian pertambangan termasuk pengelolaan dan pengusahaan mineral dan batubara yang antara lain meliputi eksplorasi, konstruksi, penambangan, pengolahan dan pemurnian, pengangkutan dan penjualan serta kegiatan pasca tambang.

Pada undang- undang tersebut pertambangan mineral adalah pertambangan kumpulan mineral yang berupa bijih atau batuan.

“Jadi galian C di wilayak Bengkalis termasuk pertambangan mineral, dan aparat penegak hukum diminta segera usut, begitu juga dinas terkait segera meneliti dampak lingkungan dilokasi tambang tersebut”

Selain izin IUP dan IPR, pengelola juga harus memiliki izin khusus penjualan dan pengangkutan sesuai Pasal 161 UU No 4 Tahun 2009.

Baca Juga  Terkait aksi demo penolakan gelar nya. Begini kata Bupati bngkalis

“Itu yang harus disidik pihak berwajib. Apakah pengelola telah memiliki IUP dan IPR serta izin penjualan dan pengangkutan,”

Bila melakukan penambangan tanpa izin, merupakan perbuatan pengelola sudah dikategorikan bertentangan dengan program Pemerintah untuk memerangi ‘illegal mining’. Selain itu perbuatan pengusaha dinilai sangat berpotensi dapat merusak sumber daya alam.

Pengelola pertambangan termasuk galian C berdasarkan Pasal 96 UU No 4 Tahun 2009 memiliki 5 kewajiban diantaranya pengelolaan dan pemantauan lingkungan pertambangan, termasuk kegiatan reklamasi dan pasca tambang.

Users ( votes)
Criterion 1
What people say... Leave your rating
Sort by:

Be the first to leave a review.

User Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

Show more
{{ pageNumber+1 }}
Leave your rating

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: