Connect with us

NASIONAL

Baru Februari, Kementan Minta Tambahan Anggaran SDM Rp340 M

Published

on

Jakarta, PORTALPINGGIR.COM Indonesia — Kementerian Pertanian mengusulkan perubahan komposisi anggaran Tahun 2020 yang ditetapkan sebesar Rp21,05 triliun. Dalam usulannya itu, Kementan meminta tambahan anggaran paling banyak untuk penyuluhan dan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM).

Tak tanggung-tanggung, tambahan anggaran untuk Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) itu sebesar Rp340 miliar. Pada pagu anggaran sebelumnya ditetapkan sebesar Rp1,7 triliun. Dalam usulan ke Komisi IV DPR, penambahan anggaran menjadi Rp2,04 triliun.

Kemudian, tambahan anggaran lainnya mencakup, yakni Sekretaris Jenderal Kementan, Badan Litbang Pertanian, dan Badan Ketahanan Pangan.

“Badan Litbang Pertanian diusulkan tambahan anggaran Rp100 miliar dari Rp1,8 triliun menjadi Rp1,9 triliun,” ujar Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Momon Rusmono seperti dilansir Antara, Senin (10/2).

Penambahan anggaran Badan Litbang Pertanian tersebut ditujukan untuk program pengembangan benih dan akselerasi pemanfaatan informasi dan teknologi.

Baca Juga  DPR Desak PLN, Pelanggan 1.300 Kwh Seharusnya juga di beri Supsidi 59%,

Kemudian, Badan Ketahanan Pangan diusulkan mendapat penambahan anggaran Rp160 miliar menjadi Rp823 miliar dari pagu sebelumnya, yakni Rp663 miliar.

Menurut Momon, penambahan anggaran Badan Ketahanan Pangan untuk program terobosan pengentasan daerah rawan pangan melalui program ‘family farming.’

Lalu, Sekretariat Jenderal Kementan diusulkan mendapat penambahan anggaran Rp50 miliar menjadi Rp1,9 triliun dari pagu sebelumnya Rp1,85 triliun.

“Usulan perubahan komposisi anggaran sebesar Rp50 miliar untuk AWR (Agriculture War Room) yang telah dirintis oleh Menteri Pertanian, di mana soft launching telah dilakukan pada 4 Februari lalu,” terang dia.

Selain penambahan, perubahan anggaran juga mengusulkan pengurangan di Direktorat Jenderal Tanaman Pangan sebesar Rp400 miliar menjadi Rp5,3 miliar dari sebelumnya Rp5,7 triliun.

Baca Juga  Mengenal Virus Corona nan Mematikan, yang Tewaskan 41 Orang

Kemudian, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian berkurang Rp250 miliar menjadi Rp3,2 triliun dari sebelumnya Rp3,5 triliun. (Antara/bir)

Users ( votes)
Criterion 1
What people say... Leave your rating
Sort by:

Be the first to leave a review.

User Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

Show more
{{ pageNumber+1 }}
Leave your rating

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: