Connect with us

Bengkalis

Hakim Vonis Hukuman Mati ke Dua Terdakwa Kasus 10 Klg Sabu dan 14.581 Butir Pil ekstasi

Published

on

BENGKALIS (PP) – Majelis hakim pengadilan negeri bengkalis, Kamis, 16 Januari 2020.h akirnya menjatuhkan hukuman mati kepada terdakwa Muhammad Dahlan alias Lan dan Andi, kasus narkoba dengan barang bukti 10 kilogram sabu-sabu dan 14.581 butir pil ekstasi,

Kedua terdakwa hanya bisa tertunduk di ruang pengadilan negeri bengkalis saat putusan ponis hukuman mati yang di bacakan oleh majelis hakim atas kasus kepemilika barang narkotika yang mana barang bukti sebanyak 14.581 butir pil ekstasi dan10 kilogram sabu-sabu.
Putusan Ponis hukuman mati itu lansung di bajakan oleh majelis hakim Hendah Karmila Devi, dengan di dampingi dua hakim anggota, yakni Wimmi D. Simarmata. Dan Zia Ul Jannah Idris,
Seperti yang di kutip dari halaman Kumparan.com Perkara ini merupakan limpahan dari Kejati Riau, dengan dihadiri Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Bengkalis, Jhon Freddy, S.H, dengan Pengacara dari anggota Pos Bantuan Hukum (Posbakum), Syahrizal, SH.
“Sesuai dengan keterangan saksi-saksi serta barang bukti yang ada, Muhammad Dahlan alias Lan dan Andi alias Andi, diputuskan dengan hukuman mati,“ kata Ketua Majelis Hakim, Hendah Karmila Devi.
Vonis dijatuhkan hakim PN Bengkalis lebih tinggi dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) 20 tahun penjara.
Hakim menilai keduanya terbukti dengan sengaja dan disadari telah melakukan perbuatan melanggar hukum.
Pengacara Pos Bantuan Hukum (Posbakum) PN Bengkalis, Windaryanto, menyatakan akan melakukan upaya banding.
“Kita akan upaya melakukan banding mas,” singkatnya
Sebelumnya, limpahan perkara dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau ini, JPU Kejari Bengkalis yang dibacakan oleh Jhon Freddy, S.H, menuntut hukuman 20 tahun penjara terhadap dua terdakwa tersebut.
Perkara ini terungkap berawal Ditres Narkoba Polda Riau yang mendapat informasi, akan ada angkutan narkoba dari Bengkalis ke Pekanbaru yang dibawa Dahlan, yang sebelumnya telah menjadi Target Operasi (TO).
Sehingga, saat Dahlan berada di warung makan di Kelurahan Sungai Pakning, Kecamatan Bukit Batu, Bengkalis, Riau, petugas langsung meringkus pada Selasa, 2 Juli 2019, sekitar pukul 21.30 WIB.

Peredaran narkoba ini terungkap setelah melalui interogasi ke Dahlan, bahwa narkoba jenis sabu tersebut disimpan oleh Andi di rumahnya.
Selanjutnya bersama Dahlan, petugas menyeberang ke Bengkalis dan menunjukkan rumah ditempati Andi pada Rabu dini hari, 3 Juli 2019, sekitar pukul 00.30 WIB.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa sabu yang tersimpan di dapur rumah di dalam kotak kardus yang dikemas dalam 10 bungkus plastik berwarna hijau, dengan berat bersih 9.793,51 gram.
Lalu, ditemukan pula satu bungkus pil ekstasi warna hijau muda 2.870 butir, dua bungkus pil ekstasi warna hijau kurang lebih 8.846 butir dan satu bungkus jenis pil ekstasi warna cokelat kurang lebih 2.865 butir,

Baca Juga  BBKSDA Riau Benarkan temuan tapak harimau di pekanbaru dengan ukuran jejak P 14 cm dan L 12 cm"

Mengenakan rompi warna merah bertuliskan tahanan, seorang di antaranya memakai kopiah hitam. Wajah kedua terdakwa, Muhammad Dahlan alias Lan dan Andi, pucat pasi usai mendengarkan divonis hukuman mati oleh majelis hakim, Kamis, 16 Januari 2020.

(Rls)

Baca Juga  KPK ingatkan 2 org yang pernah di periksa KPK kasus proyek di Bengkalis. untuk tidak maju dulu di Pilkada 2020
Users ( votes)
Criterion 1
What people say... Leave your rating
Sort by:

Be the first to leave a review.

User Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

Show more
{{ pageNumber+1 }}
Leave your rating

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: