Connect with us

Dumai

Kapolres Dumai akan tindak pelaku usaha yang menimbun masker hingga pidana

Published

on

PORTALPINGGIR DUMAI – Kelangkaan masker di tengah-tengah wabah Virus Corona Covid-19 yang terjadi saat ini terkususnya wilaya Dumai Riau Kapolres Dumai AKBP Andri Ananta Yudistira tegaskan bagi pelaku usaha yang nakal yang menimbun masker dan Hand Sanitizer Antisiptik akan menindak hingga ke pidana.

AKBP Andri Ananta berharap pelaku usaha tidak memanfaatkan situasi mewabahnya virus Corona (Covid-19) untuk mengeruk keuntungan pribadi.

”Dalam situasi seperti sekarang, di mana banyak warga membutuhkan masker dan hand sanitizer sebagai pencegahan agar tidak terjangkit virus, jangan sampai ada oknum yang justru menimbun dengan motif cari keuntungan,” kata Andri Ananta, saat wawancara bersama wartawan di Pelabuhan Bandar Sri Junjungan Sabtu (28/03/2020).

” dan kita sudah ingatkan berkali kali, kalau nanti kita temukan pelaku usaha yang nakal akan kita tindak sesuai aturan, bahkan sampai ketahap pidana,” ujar Ananta kepada Detik12.com.
Saat ini Tiga jenis barang tersebut hampir langka di pasar, karena masyarakat berbondong-bondong membeli masker, antiseptik dan Alcohol.

Baca Juga  PT Chevron Pacific Indonesia tidak miliki kewenangan, proses pelelangan aset-aset Di lakukan Oleh pemerintah terkait.

Adi warga jaya mukti, ketika dikonfirmasi media ini mengatakan mencari masker di toko apotik dan kosmetik di seputaran Kota Dumai Sangat Susah, dan bisa dikatakan ‘Satu Dumai Kosong’.

” iya untuk menemukan masker sangat susah, kalau ada pun harganya mahal, kita minta aparat memantau ketidak wajaran atas peredaran barang-barang ini di pasaran,” ungkapnya.

“beberapa toko kosong, namun kadang kadang ada di postingan jual beli online yang menjual tetapi harganya sangat tidak rasional. Masker standard yang biasanya cuma Rp 2000, disana dijual dengan harga Rp 9000. Kalau kita beli per kotak udah jadi berapa,” tuturnya.

Baca Juga  PT Chevron Pacific Indonesia tidak miliki kewenangan, proses pelelangan aset-aset Di lakukan Oleh pemerintah terkait.

Untuk itu Dia menghimbau pelaku usaha khususnya apotek dan toko obat tidak menimbun masker dan hand sanitizer (antiseptik) dan melipat gandakan Harga.

Sumber(Detik12)

Users ( votes)
Criterion 1
What people say... Leave your rating
Sort by:

Be the first to leave a review.

User Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

Show more
{{ pageNumber+1 }}
Leave your rating

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: