Connect with us

Pekanbaru

Korlap Aksi AMAN. Angki tidak tercatat sebagai Mahasiswa Fakultas Psikolog Universitas Islam Riau (UIR).

Published

on

PEKANBARU PORTALPINGGIR.COM – Aksi demo ribuan mahasiswa yang terjadi di pekanbaru beberapa hari lalu dalam aksi demo Aliansi Masyarakat Bengkalis AMAN menuai berbagai kritikan bahkan pertanyaan.
Namun hal hasil usut punya husut di duga Korlap 2 aksi AMAN Angki yang sempat mengaku berprofesi sebagai Mahasiswa UIR Fakultas Psikolog semester 8 (delapan). Hal itu diungkapkan Angki pada saat diwawancarai wartawan kemarin disela-sela Aksi Aman, Selasa (18/02/2020) itu diduga tidak tercatat sebagai Mahasiswa Fakultas Psikolog Universitas Islam Riau (UIR).
Berdasarkan hasil penelusuran sejumlah awak media melalui akun media sosial facebok., Awak media menemukan 2 (dua) akun yang diduga milik Angki dengan nama Angki Mei Putra dan Angky Mei Putra
Dalam laman Akun tersebut terlihat photo yang diduga mirip dengan wajah oknum yang mengaku bernama Angki yang berprofesi sebagai Mahasiswa pada saat diwawancari wartawan saat aksi damai yang mengatas namakan masyarakat (Aman) dan Mahasiswa UIR Fakultas Psikolog semester 8 (delapan). Ungkapan Anggi direkam dalam bentuk rekaman suara dan visual Video.
Untuk memastikan kebenarannya, awak media melakukan penelusuran ke Universitas Islam (UIR) melalui Yanwar Arif M.Psi, Dekan Fakultas Psikolog
“Baik saya chek dulu, nama lengkapnya siapa ya pak ?.” jawab Yanwar Arif M.Psi, Rabu (19/02/2020). Usai dichek, Yanwar Arif M.Psi mengatakan, ” Di dalam Data Base UIR tidak ada yang bernama Angki. Kemungkinan Angki itu di Fakultas Hukum. Saya tanyakan di Rektorat dulu ya apakah dia (Angki, red) Mahasiswa Fakultas Hukum atau bukan.
Sementara Dekan Fakultas Hukum UIR Dr.Admiral,SH.,MH saat dikonfirmasi melalui via WhatsApp pribadinya mengatakan, “Anggi itu Sudah Alumni pak pada tahun 2019 kalau tidak salah.”
Sesuai penelusuran informasi data tersebut diatas, kuat dugaan Aksi AMAN kemaren adalah aksi bayaran dari lawan politik.

Baca Juga  Setatus Desa Adat dinilai Menghambat Pemilihan Kepala Kampung. BPLK ASN  minta pemerintah tinjau ulang Perda Desa Adat

Bila hal tersebut benar bahwa Anggi itu tidak lagi tercatat sebagai mahasiswa, maka iminta aparat hukum segera menangkap oknum yang mengaku mahasiswa tersebut dengan melakukan kegaduhan dan aksi demi kepentingan kelompok tertentu. Kata Nas yang merupakan warga Pekanbaru.

Baca Juga  Riau darurat narkoba, Sejak Januari 2020 Polda Riau sudah menangkap 305 Org pelaku narkoba.

Menurut Nas, Kota Pekanbaru bukan tempat pembohongan karena budaya Pekanbaru mengedepankan sopan santun dan kejujuran. Ungkapnya…Bersambung,*

Sumber : Harianberantas.com

Users ( votes)
Criterion 1
What people say... Leave your rating
Sort by:

Be the first to leave a review.

User Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

Show more
{{ pageNumber+1 }}
Leave your rating

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: