Connect with us

Bengkalis

KPK ingatkan 2 org yang pernah di periksa KPK kasus proyek di Bengkalis. untuk tidak maju dulu di Pilkada 2020

Published

on

Foto : Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

JAKARTA PORTALPINGGIR.COM – Sebagai mana di ketahui lembaga komisi pemberantasan korupsi KPK telah menetapkan 10 orang tersangka kasus proyek di Bengkalis yakni tujuh orang kontraktor dan tiga orang oknum Aparatur Sipil Negara (ASN). beberapa waktu lalu di gedung putih kungingan Jakarta.

Kali ini lembaga anti rasuah itu kembali mengeluarkan statemen yang mana KPK mengingatkan kepada para bakal calon yang akan mengikuti Pemilu kada Pilkada di kabupaten bengkalis pada 2020 tahun ini yang pernah diperiksa di KPK untuk tidak ikut mencalonkan diri di Pilkada Serentak 2020.

Hal itu di ungkapkan Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, mengatakan bahwa kasus korupsi proyek jalan di kabupaten Bengkalis mega proyek senilai Rp560 milyar di Kabupaten Bengkalis Riau masih dalam proses hukum di KPK.

“Dua orang mantan anggota disalah satu DPRD kabupaten di Riau 2009-2014 anggota DPRD Provinsi Riau November 2019 lalu sempat diperiksa oleh KPK untuk dijadikan saksi untuk dua orang tersangka yaitu Bupati Bengkalis Amril Mukminin dan pihak kontraktor Chandra.

Untuk itu dia mengingatkan. “Dua orang yang bakal ikut Pilkada Bengkalis sebaiknya ditunda dulu,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri.

Baca Juga  Pemprov riau akan kembeli membeli Ventilator Portabel untuk penanganan pasian Covid-19

KPK tak melarang kedua orang itu untuk mencalonkan diri di Pilkada Bengkalis Riau, hal ini hanya bersifat imbauan saja dari KPK.

“Mereka mau mencalonkan diri di Pilkada Bengkalis silakan saja hak mereka. Dan saya minta dua orang yang mencalonkan diri dan pernah diperiksa di KPK jangan dulu untuk maju di Pilkada serentak 2020,” kata Plt Juru Bicara KPK itu.

Hal itu di kwatirkan nya serupa dengan kasus suap APBD yang melibatkan calon Bupati di Kabupaten Rokan Hulu dan Hakirnya jadi tersangka dan batal di Lantik di karnakan di tetapkan tersangka oleh KPK.

Sebelumnya di Riau sudah dialami di mana kandidat calon Bupati di Kabupaten Rokan Hulu sempat diperiksa KPK kasus suap APBD Riau 2014-2015. Akhirnya jadi tersangka oleh pihak KPK.

Baca Juga  Dua pelaku pembunuh pengusaha rental mobil di Pekanbaru Berhaail diringkus Kepolisian Polda Riau di Sumatra Utara

“Sebagai Bupati Rokan Hulu terpilih 2015. Akhirnya batal dilantik jadi Bupati Rohul gara-gara jadi tersangka oleh KPK kasus suap APBD Riau. Dan divonis 5 tahun penjara oleh Pengadilan Tipikor Pekanbaru,” ujarnya.

Rls/dtkndo

Users ( votes)
Criterion 1
What people say... Leave your rating
Sort by:

Be the first to leave a review.

User Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

Show more
{{ pageNumber+1 }}
Leave your rating

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: