Connect with us

NASIONAL

KPK Temukan 1,2 juta lahan hutan beralih fungsi. Ketum Lidik kasus laporkan salah satu perusahaan

Published

on

PEKANBARU PORTALPINGGIR.COM – Keberadaan hutan yang beralih fungsi di sulap menjadi perkebunan kelapa sawit di Riau sepertinya sudah menjadi tak heran lagi bagi kita semua.

Bahkan banyak lahan perkebunan sawit di Riau yang dulu nya merupakan hutan yang telah beralih pungsi dan di rambah oleh oknum-oknum tertentu menjadi perkebunan sawit tampa mengantongi izin resmi.

Seperti dari hasil temuan KPK.sebanyak 1,2juta hektar lahan perkebunan kelapa sawit ilegal dan tidak memiliki ijin terdapat di beberapa kabupaten di provinsi riau.

Jelas dengan adanya temuan lahan lahan hutan yang menjadi alih fungsi di beberapa daerah di Riau ini sangat menuai berbagai pertanyaan di berbagai kalangan

Maka Dengan dibentuknya tim terpadu dan satgas penertiban sawit ilegal di Riau ini di harapkan dapat memberikan efek jera terhadap para mafia perambah hutan yang ada di riau ini.

Ketua umum Lidik Kasus SONI,Amd telah melaporkan salah satu perusahaan perkebunan kelapa sawit yang dimana diatas perkebunan kelapa sawit tersebut telah di bangun Pabrik kelapa sawit yang mana sampai saat ini belum ada izin pelepesan dari kementrian lingkungan hidup.

Baca Juga  Pemerintah Bakal Tangkap WNI Eks ISIS Menyusup ke Indonesia

Lidik kasus Pusat melaporkan PT.Libo Sawit Perkasa terkait pembangunan pabrik kelapa sawit dan perkebunan yang berapa di kawasan hutan HPK yang sampai saat ini belum memiliki izin pelepasan dari pusat.

Saat di temui awak beberapa awak media nasional (15/08/2019) soni mengatakanvv bahwa kita sudah buat laporan terkait perusahaan tersebut ke Direktorat Penegakan Hukum Lingkungan Hidup dan Kehutanan wilayah sumatera namun sampai saat ini belum ada tindakan dari Gakum KLHK.

Kami meminta jangan ada tebang pilih terkait kasus alih pungi hutan yang terjadi di Riau dan tetap harus di proses secara hukum walau adanya keterlibatan pemerintah daerah di dalamnya “ungkap soni.

Karena paktor utama yang menyebabkan terjadinya kebakaran hutan dan lahan sampai saat ini sulit untuk di atasi adalah perambahan dan alih pungsi hutan yang tidak terkontrol atau adanya dugaan kong kalikong dengan pejabat dan penegak hukum di daerah.

Baca Juga  BUMKAM KAMPUNG KANDIS LOUNCHING TOKO BANGUNAN KANDIS SMILE ANUGRAH BERSAMA BERMOTO "BELANJA SAMBIL MEMBANGUN ".

Karena yang kita takutkan ada kekuatan lain yang menghalangi laporan kita,hingga saat ini laporan kita belum di tindak lanjuti,atau memang menunggu satgas yang di bentuk ini untuk kita buat laporan ulang”

Users ( votes)
Criterion 1
What people say... Leave your rating
Sort by:

Be the first to leave a review.

User Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

Show more
{{ pageNumber+1 }}
Leave your rating

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: