Connect with us

Bengkalis

Merasa ada kejanggalan antara PPK Jalan tol dan PN bengkalis.Puluhan warga balai raja datangi Kantor PPK Jalan tol di pekanbaru.

Published

on

BENGKALIS – Puluhan masyarakat geruduk kantor Panitia Pembuat Komitmen PPK Jalan tol pekanbaru dumai Selasa 11 Agustus 2020 meminta kepada pihak PPK untuk memberikan kepastian terkait ganti rugi lahan maayarakat di wilayah kelurahan balai raja yang terkena jalan tol.

Pantauan saat mediasi berlansung bersama warga di kantor PPK Jalan Tol di jalan Lobak Gg Paria Selasa 11 Agustus 2020. para warga yang hadir meminta setatus kepastian kepada pihak PPK terkait Pembayaran lahan Warga yang sampai saat ini tak kunjung di bayarkan.
Dalam mediasi itu lansung dihadiri oleh Eva monalisa, K. Tambunan selaku Pejabat Pembuat Komitmen PPK siang itu lansung bertatap muka dengan warga siang itu.
Berbagai pertanyan dan kekesalan rasa kekecewan yang dirasakan oleh masyarakat selama ini secara lansung di ungkapkan di hadapan yang hadir diruangan saat mediasai berlansung mengungkapkan.
“Kedadangan kami ke kantor PPK di pekanbaru ini meminta kepastian terkait ganti rugi lahan kami yang terkena jalan tol di wilayah balai raja kecamatan pinggir.
Kami sudah bosan dengan kata tunggu-tunggu dan sabar namun sampai saat ini tidak ada kepastian dan kejelasan yang kita terima dari pihak Tol ini.ungkap warga yang hadir seorang perwakilan masyarakat
Untuk itu kami meminta kejelasan hak kami dan kepastian tanah kami ganti rugi yang telah kami serujui bahkan kami juga sudah ke pengadilan negeri bengkalis dan kami terima dengan penawaran yang di telah di ajukan ke kami.
Tapi sangat kita sayangkan ternyata uang yang katanya yang di titipkan di pengadilan bagi masyarakat yang keberatan dengan harga yang di tawarkan oleh pihak tol. uang nya akan di titip di pengadilan. Tapi setelah kita datang ke pengadilan kami setujui tawaran itu ternyata uang nya tidak ada di titip di pengadilan
ketika kami tanya pihak PN Bengkalis mengatakan Pihak PPK tidak mau menitipkan Uang ke pengadilan sedangkan ketika kita tanyakan kepada pihak PPK mengatakan tidak mau menitipkan uang ke pengadilan. Ini kan aneh ada apa antara pihak PN dengan PPK ini kok saling lempar bola dan ada apa antara PN bengkalis Dan PPK jalan tol ini.
Jadi dalam hal ini kita melihat Pihak Panitia Pembuat Komitmen PPK Jalan tol Pekanbaru dumai Terkesan lempar bola saling lempar antara pihak pengadilan dan PPK. Dan kami di opor kesana kesini terkait ganti rugi lahan warga di kelurahan balai raja kecamatan pinggir.tapi sampai saat ini satupun mereka tidak dapat memberikan jawaban kepastian atas lahan kami yang terkena pembangunan jalan tol di balai raja ini.
Makan dari itu kita datang ke pekanbaru meminta kejelasan dan kepastian. Dan kita akan tetap bertahan di kantor ini sampai ada kepastian atau pernyatan yang membuat kami puas dengan jawaban atas ganti rugi tanah kami ini.ungkap kesalnya.
Pada pertemuan itu di hadiri perwakilan warga yang datang dan lansung pimpin rapat itu oleh Kepala Pejabat pembuat Komitmen Eva Monalisa, K.Tambunan turut di dampingi PPK yang ada di kantor tersebut.
Dari hasil pertemuan antara perwakilan warga siang itu pihak PPK memberikan surat pernyatan dengan poin-poin berikut.
*Kesimpulan Rapat *
Pada Hari ini Selasa tanggal sebelas bulan Agustus 11-8-2020. Telah di lakukan rapat bersama PPK Pengadaan Tanah jalan tol pekanbaru kandis dumai dengan perwakilan warga Simpang Sebidang Kelurahan balai raja kabupaten bengkalis yang isinya sebagai berikut.
1. PPK menjelaskan tentang proses konsinyasi yang sudah dilakukan di pengadilan negeri Kab.bengkalis.
2. Saat ini proses Konsinyasi sudah sampai pada tahap penawaran kepada warga sebagai termohon 1 dan SKK Migas perwakilan Sumbagut Sebagai termohon ll.
3. Informasi yang di terima dari warga bahwa termohon l warga menerima uang ganti kerugian yang di tawarkan panitera dari pengadilan Negeri bengkalis. Sedangkan Termohon ll SKK Migas belum dapat menjawab menerima atau menolak penawaran uang ganti kerugian yang di tawarkan oleh delegasi dari pengadilan Negeri pekanbaru.
4. PPK Sudah meminta pengadilan negeri bengkalis untuk menerima penitipan uang ganti kerugian Konsinyasi dititipkan ke rekening pengadilan negeri bengkalis.tetapi pengadilan negeri menolak sebelum ada jawaban dari termohon ll SKK Mingas dan nya penetapan.
5. PPK Sudah menghadap Kepala perwakilan SKK Mingas sumbagut tanggal 7 Agustus 2020. Tapi mereka tidak berwenang menjawab dan mengarahkan PPK ke Direktorat jendral Kekayaan Negara DJKN.
6. PPK sudah menyurati DJKN Kementrian Keuangan untuk meminta kepastian setatus Objek tanah yang terindikasi tumpang tindih dengan BMN SKK Migas/Pt CPI tanggal 10 Agustus 2020. Belum ada menjawab.
7. PPK Meminta Warga intuk menunggu saja tahap selanjutnya yaitu PPK menerima penetapan Konsinyasi Sebagai dasar PPK membayar/menitip uang ganti kerugian ke rekening pengadilan negeri bengkalis.
8. Apa bila sudah ada penetapan dari pengadilan Negeri bengkalis Maka PPK akan mengimpormasikan ke lurah balai raja untuk selanjutnya diinfokan kepada warga.
9. PPK Tidak dapat memastikan waktu persoalan pendaftaran konsinyasi yang dilakukan sampai pada tahap Inkrah.
10. PPK Mempersilahkan Warga menunjukan sikap agar tanah tidak dikeejakan oleh kontraktor sebelum uang ganti kerugian dibayar.
11. Daftar Hadir rapat sebagai bagian tidak terpisahkan dari kesimpulan.
*Ditandatangani*
Oleh pejabat pembuat komitmen.
Eva Monalisa.K.Tambunan.***

Baca Juga  Ketua DPRD Riau Indra G.Eet mengajak Mari kita Awasi Bantuan Covid-19 Harus tepat Sasaran himbaunya Saat Vicon dengan Ceria Tv.
Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: