Connect with us

Pristiwa

Sejak Desember 2019 hingga Januari 2020. Polres bengkalis tetapkan 6 Org tersangka Kebakaran lahan di bengkalis

Published

on

BENGKALIS/RIAU – sebanyak 6 orang tersangka kasus kebakaran lahan di beberapa wilayah di Bengkalis Sejak Desember 2019 hingga Januari 2020 telah di tangkap oleh Kepolisian Resor (Polres) Bengkalis.

Lahan yang terbakar hingga kini mencapai luas nya Hingg 84,5 Hektar dan Ke 6 orang di duga yang menyebabkan terjadi nya Karlahut di tersangkap di tempat yang lokasi tempat kebakaran yang berbeda.

Diantaranya ke 6 tersangka yang telah di amankan oleh pihak kepolisian polres Bengkalis di masing-masing tempat, mengamankan Ju (50), Sei. Limau, Desa Kembung Luar pada Rabu (4/12/19) lalu yang mengakibatkan karlahut seluas sekitar empat hektar,dan 2 orang berprofesi sebagai petani, Gun (25) dan Mis (26), warga Desa Sri Tanjung, Kecamatan Rupat, di Jalan Tunas Muda, Desa Sri Tanjung, Kecamatan Rupat, Kamis (5/12/2019) mencapai luas sekitar 20 hektar.
Dan seorang perempuan, Eta (33), pekerja di PT. MAS di tangkap di Jalan Kelapasari, Gg. Meranti RT 16 RW 08 Desa Pedekik, Kecamatan Bengkalis, pada Jumat (3/1/2020) Kebakaran yang disebabkan nya mencapai lima hektar. Selanjutnya. Sup alias Yanto, seorang petani asal Desa Temeran, diduga penyebab kebakaran di Desa Damai, Kecamatan Bengkalis,luas hingga sekitar 20 hektar.Dan Man alias Anan, warga Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis, Jumat (17/1/2020) kemarin karena diduga penyebab kebakaran lahan dan meluas ke lahan milik orang lain di Jalan Bantan Gang H. Jalil Desa Senggoro, Kecamatan Bengkalis pada Jumat (13/12/19) lalu.
Berikut penjelasan Kapolres Bengkalis AKBP Sigit Adiwuryanto, S.I.K melalui Kabag Ren, Kompol David Harisman, Senin (20/1/2020).“Sejak Desember-Januari 2020 ini kami sudah melakukan proses penyidikan lima perkara kasus kebakaran lahan, dan menetapkan enam orang tersangka,” ungkap

Kompol Harisman juga menyebutkan, dari pemeriksaan sementara, bahwa seluruh tersangka juga mengetahui membuka lahan dengan cara dibakar telah dilarang karena akan memicu karla. Namun tetap dilakukan para tersangka, dengan alasan biaya lebih murah.

Baca Juga  Polres Inhil Amankan 3 orang dan 11 paket jenis sabu-sabu.di jalan sungai beringin

“Pelaku ini punya lahan sendiri maksud hati untuk pertanian sehingga timbul api dan menjalar. Semuanya sudah tau bahwanya membuka lahan dengan membakar di larang, “pungkasnya.

Baca Juga  Penerapan PSBB Di Kabupaten Bengkalis. Senin Mulai diberlaku secara efektif.

Tersangka akan dijerat dengan Pasal 108 Jo 69 Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan Pengelolaan Lingkungan Hidup dan Pasal 108 Undang-undang Nomor 39 Tahun 2014 tentang Perkebunan.

(Rls/Ro)

Users ( votes)
Criterion 1
What people say... Leave your rating
Sort by:

Be the first to leave a review.

User Avatar
Verified
{{{ review.rating_title }}}
{{{review.rating_comment | nl2br}}}

Show more
{{ pageNumber+1 }}
Leave your rating

Your browser does not support images upload. Please choose a modern one

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

%d bloggers like this: